Anggota Satgas TMMD Ke-129 Nikmati Sarapan Bersama Orang Tua Asuh, Hangatnya Kebersamaan Jadi Penyemangat Pengabdian
Pandeglang, – Suasana penuh kehangatan mewarnai pagi hari sebelum dimulainya aktivitas pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Rabu (29/7/2026). Sejumlah anggota Satgas TMMD terlihat menikmati sarapan pagi bersama di rumah salah seorang warga yang menjadi orang tua asuh bagi personel Satgas.
Tradisi tinggal bersama masyarakat melalui sistem orang tua asuh merupakan salah satu ciri khas pelaksanaan TMMD yang telah berlangsung sejak lama. Melalui pola ini, para prajurit tidak hanya menjalankan tugas membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun hubungan emosional yang erat dengan masyarakat. Kehidupan sehari-hari yang dijalani bersama warga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sebelum berangkat menuju lokasi pekerjaan, anggota Satgas berkumpul menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan dengan penuh kasih oleh ibu pemilik rumah. Menu sarapan yang disajikan menjadi penyemangat bagi para prajurit sebelum menjalani aktivitas fisik di lapangan yang membutuhkan tenaga dan semangat tinggi.

Bagi anggota Satgas TMMD, perhatian dan kepedulian dari orang tua asuh memberikan kesan yang sangat mendalam. Mereka mengaku merasa seperti berada di rumah sendiri karena mendapatkan sambutan yang hangat serta perlakuan layaknya anak sendiri. Kehangatan tersebut mampu mengobati rasa rindu kepada keluarga yang sementara waktu harus ditinggalkan demi menjalankan tugas negara.
Salah seorang anggota Satgas menyampaikan bahwa kebersamaan saat sarapan bersama orang tua asuh menjadi momen yang sangat berharga selama mengikuti program TMMD. Menurutnya, perhatian yang diberikan membuat seluruh personel merasa nyaman dan semakin termotivasi untuk menyelesaikan setiap sasaran pembangunan demi kepentingan masyarakat.
"Rasanya seperti sedang sarapan bersama ibu sendiri di rumah. Beliau dengan tulus menyiapkan makanan untuk kami. Perhatian seperti ini membuat kami semakin bersemangat bekerja dan mengabdi kepada masyarakat," ungkap salah seorang anggota Satgas.
Di sisi lain, warga yang menjadi orang tua asuh juga merasa bangga dapat menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Mereka menganggap para prajurit bukan sekadar tamu, melainkan sudah menjadi bagian dari keluarga selama pelaksanaan program berlangsung. Kehadiran anggota Satgas membawa suasana kekeluargaan yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Program orang tua asuh tidak hanya memberikan tempat tinggal bagi personel Satgas, tetapi juga menjadi wadah lahirnya kebersamaan, saling berbagi cerita, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi budaya bangsa Indonesia. Kehangatan yang terjalin setiap hari menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Melalui kebersamaan sederhana saat sarapan pagi ini, terlihat jelas bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Semangat kekeluargaan yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi kokoh dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




