SERTU ERI PIATNA BABINSA KORAMIL 0116/CIKEUSIK LAKSANAKAN MONITORING BANJIR DI WILAYAH KECAMATAN CIKEUSIK

SERTU ERI PIATNA BABINSA KORAMIL 0116/CIKEUSIK LAKSANAKAN MONITORING BANJIR DI WILAYAH KECAMATAN CIKEUSIK

Pandeglang – Anggota Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Sertu Eri Piatna, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan langsung kondisi banjir di beberapa titik wilayah Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat, 3 Januari 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bentuk tanggap cepat TNI AD melalui peran Babinsa dalam membantu pemerintah daerah memantau dampak bencana alam, khususnya banjir yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikeusik sejak siang hingga malam hari. Akibat hujan deras tersebut, sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman warga serta infrastruktur jalan dan jembatan.

A. Kronologis Kejadian

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir terjadi akibat meluapnya beberapa sungai, dengan rincian sebagai berikut:

1. Sungai Cikayang / Jembatan Blengbeng, Desa Cikeusik

2. Air menggenangi permukaan jembatan dengan ketinggian sekitar ± 30 cm.

Keterangan: Kondisi terakhir air sudah surut dan dapat dilalui kembali.

3. Sungai Ciririgi, Desa Sukaseneng

Ketinggian air mencapai ± 1 meter di atas permukaan jembatan, mengakibatkan akses jalan dari Kabupaten Pandeglang menuju Kabupaten Lebak terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Keterangan: Kondisi terakhir air telah surut dan arus lalu lintas berangsur normal.

4. Sungai Cikoncang, Desa Sukaseneng, Kecamatan Cikeusik

Luapan air menyebabkan Kampung Cikoncang terisolir, dengan ± 20 rumah warga terendam banjir setinggi ± 50–80 cm.

5. Sungai Lewi Gede, Kampung Lewi Gede, Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikeusik

Ketinggian air mencapai ± 50 cm hingga 1,5 meter, dan diperkirakan puncak ketinggian air terjadi pada malam hari.

B. Wilayah terdampak dihuni sekitar ± 242 Kepala Keluarga (KK).

Jembatan Dua Sukawaris, Jalan Raya Cikeusik–Munjul

Ketinggian air berada pada kisaran ± 50 cm hingga 80 cm, sehingga arus lalu lintas terganggu dan pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati.

C. Data Dampak Bencana

Korban Jiwa: Nihil

Kerugian Material:

Tercatat ± 262 rumah warga terendam banjir di beberapa desa wilayah Kecamatan Cikeusik.

D. Situasi Terkini

Hingga laporan ini disusun, hujan masih turun di wilayah Kecamatan Cikeusik dengan intensitas sedang. Berdasarkan hasil pemantauan Babinsa di lapangan:

Wilayah hulu sungai saat ini terpantau air mulai surut.

Wilayah hilir, khususnya Kampung Lewi Gede Desa Sumur Batu dan Jembatan Dua Sukawaris, masih terjadi kenaikan debit air dan terus dipantau secara intensif.

Sertu Eri Piatna menyampaikan bahwa Babinsa Koramil 0116/Cikeusik akan terus bersinergi dengan aparat desa, pihak kecamatan, serta instansi terkait untuk melakukan pemantauan dan membantu warga apabila diperlukan, serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga keselamatan, dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.

Kegiatan monitoring ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam membantu penanganan bencana serta memastikan keamanan dan keselamatan warga di wilayah binaan.