Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, Antisipasi Cuaca Ekstrem di Wilayah Kabupaten Pandeglang Berdasarkan Prakiraan BMKG
Pandeglang – Dalam rangka mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Pandeglang, pada hari Minggu, tanggal 11 November 2026 pukul 07.00 WIB sd selesai, Komando Distrik Militer (Kodim) 0601/Pandeglang telah menerima informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, SIP, selaku Komandan Kodim 0601/Pandeglang, menyampaikan imbauan kepada seluruh serta jajaran masyarakat Koramil di bawah naungan Kodim 0601/Pdg agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana alam akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Berdasarkan rilis BMKG , cuaca di wilayah Kabupaten Pandeglang diprakirakan akan didominasi oleh kondisi hujan dengan intensitas bervariasi. Adapun informasi prakiraan cuaca yang diterima dapat dilaporkan sebagai berikut:
1. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi sejak pagi hingga malam hari di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang, dengan potensi peningkatan intensitas hujan pada siang hari hingga dini hari yang dapat berlangsung secara tidak merata.
2. Wilayah Pandeglang bagian barat dan selatan memiliki potensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, sehingga berisiko menimbulkan udara, banjir lokal, serta tanah longsor di daerah rawan.
3. Di wilayah perairan , terdapat potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan selatan dan barat Kabupaten Pandeglang, yang berisiko terhadap keselamatan aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Dandim 0601/Pandeglang penghitungan kepada seluruh Danramil dan Babinsa agar melakukan pemantauan wilayah secara intensif, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi rawan bencana seperti bantaran sungai, daerah dataran rendah, perbukitan, serta wilayah pesisir. Babinsa juga diperintahkan untuk mewujudkan koordinasi aktif dengan aparat desa, relawan, dan instansi terkait guna mempercepat percepatan informasi dan penanganan apabila terjadi situasi darurat.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di lokasi rawan bencana saat hujan deras, serta segera melaporkan kepada aparat setempat bila menemukan tanda-tanda potensi bencana. Bagi para nelayan, diharapkan dapat memperhatikan informasi cuaca dan gelombang laut sebelum melaut demi keselamatan bersama.
Kodim 0601/Pandeglang menegaskan komitmennya untuk siaga membantu masyarakat dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem serta mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Pandeglang, demi terciptanya keamanan dan keselamatan masyarakat secara menyeluruh.
Syarif


