Kodim 0601/Pandeglang Laksanakan Patroli dan Pengamanan di Kawasan Konservasi Badak Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK)
Pandeglang, Rabu 12 November 2025 – Dalam rangka menjaga keamanan wilayah dan mendukung pelestarian lingkungan di kawasan konservasi, Anggota Kodim 0601/Pandeglang yang dipimpin oleh Kapten Inf Subata melaksanakan kegiatan Patroli dan Pengamanan Wilayah secara terbuka dan tertutup di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai ini melibatkan unsur TNI bersama aparat terkait dan masyarakat setempat. Patroli dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan konservasi tetap terjaga, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kelestarian habitat satwa langka, khususnya Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang menjadi ikon konservasi nasional.
Pelaksanaan kegiatan ini difokuskan pada pengamanan dan penempatan Pos Pengamanan (Pos PAM) di beberapa titik strategis kawasan TNUK, antara lain:
Pos 1 – Gerbang Utama TNUK
Pos 2 – Persimpangan Tugu SBSN
Pos 9 – Dermaga Legon Pakis
Pos 11 – Gerbang Vedok
Dalam arahannya, Kapten Inf Subata menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup di wilayah konservasi nasional. “Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dari berbagai bentuk ancaman, seperti perburuan liar maupun aktivitas yang dapat merusak ekosistem,” ujarnya.
Selain melaksanakan patroli dan penjagaan, personel Kodim 0601/Pandeglang juga melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar kawasan konservasi, memberikan himbauan untuk selalu mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan serta menjaga ketertiban di sekitar area taman nasional.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak pengelola TNUK dan aparat desa setempat, yang menilai bahwa kehadiran TNI di lapangan memberikan rasa aman serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan konservasi sebagai warisan alam yang harus dilestarikan bersama.
Melalui kegiatan patroli terpadu ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, kondusif, dan lestari, sehingga kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dapat terus menjadi tempat hidup yang aman bagi satwa langka dan sumber edukasi bagi generasi mendatang.
Syarif


