Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Tanggap Cepat Tangani Musibah Rumah Roboh Akibat Pergeseran Tanah di Desa Umbulan
Pandeglang – Akibat curah hujan yang sangat tinggi dan berlangsung cukup lama, musibah rumah roboh terjadi di Kampung Batu Jaya, RT/RW 021/006, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, sekitar pukul 05.35 WIB.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, anggota Babinsa Koramil 0116/Cikeusik dengan sigap mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta membantu warga terdampak bersama unsur Muspika dan masyarakat setempat. Musibah ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari, sehingga mengakibatkan kondisi tanah yang labil mengalami pergeseran dan berdampak langsung terhadap bangunan rumah warga.
Dari hasil pendataan sementara di lapangan, tercatat sebanyak enam rumah warga mengalami kerusakan dan terancam roboh akibat pergerakan tanah. Adapun rumah warga yang terdampak musibah tersebut adalah milik:
Mesih (50 tahun), pekerjaan petani.
Ropii (65 tahun), pekerjaan wiraswasta.
Agus (45 tahun), pekerjaan tani.
Sanita (43 tahun), pekerjaan ibu rumah tangga.
Darpan (60 tahun), pekerjaan tani.
Dedi (42 tahun), pekerjaan tani.
Seluruh warga tersebut berdomisili di Kampung Batu Jaya, RT/RW 021/006, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
Babinsa Koramil 0116/Cikeusik menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung semalaman menyebabkan tanah di wilayah tersebut menjadi sangat labil dan rawan pergeseran. Kondisi geografis wilayah yang berbukit dan struktur tanah yang mudah bergerak memperparah situasi, sehingga mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan serius dan nyaris roboh.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keselamatan warga binaannya, Babinsa bersama unsur Muspika, perangkat desa, serta masyarakat setempat langsung melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan, membenahi area terdampak, serta mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Selain itu, Babinsa juga memberikan imbauan dan pemahaman kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian agar selalu waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya apabila hujan deras kembali turun secara terus-menerus. Warga diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi cuaca memburuk demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat yang tertimpa musibah ini merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam membantu rakyat, khususnya dalam penanggulangan bencana alam. Diharapkan dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, dampak musibah dapat segera ditangani serta memberikan rasa aman dan semangat kepada warga yang terdampak.
Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, sementara pendataan lanjutan serta koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk langkah penanganan selanjutnya.
Syarif


